Alamat
Lembang, Banggae Timur, Kab. Majene, Sulawesi Barat 19413
Kontak
WA: 081244354328
Email: ini.elaku@gmail.com
Alamat
Lembang, Banggae Timur, Kab. Majene, Sulawesi Barat 19413
Kontak
WA: 081244354328
Email: ini.elaku@gmail.com

MAMUJU – Memasuki pertengahan Januari, dinamika harga kebutuhan pokok di Sulawesi Barat menunjukkan tren yang kontras antar wilayah. Berdasarkan data terbaru per 14 Januari 2026, sejumlah komoditas perikanan dan hortikultura mengalami lonjakan signifikan, sementara harga bumbu dapur di beberapa kabupaten mulai melandai.
Kenaikan paling mencolok terpantau di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Harga Ikan Teri meroket hingga 20% menjadi Rp120.000/kg, disusul Ikan Bandeng yang naik 16,67% ke angka Rp35.000/kg. Sementara itu, di Ibu Kota Provinsi, Mamuju, komoditas Tomat mencatat kenaikan tertinggi sebesar 25% (Rp10.000/kg).
Kondisi berbeda terlihat di Kabupaten Majene dan Pasangkayu, di mana harga Cabai Merah Keriting dan Cabai Merah Besar justru mengalami tren penurunan (deflasi) hingga 15-16% dibandingkan pekan lalu. Penurunan ini menjadi angin segar bagi pelaku UMKM kuliner yang sangat bergantung pada pasokan cabai.
Berdasarkan hasil pantauan tim E-Laku, kenaikan harga komoditas laut disinyalir akibat pengaruh cuaca di perairan Sulawesi yang membuat beberapa nelayan tidak turun melaut. Di sisi lain, stabilnya harga Beras Medium dan Premium di kisaran Rp13.000 – Rp14.900/kg memberikan bantalan ekonomi bagi daya beli masyarakat secara umum.
Berdasarkan analisis data dari Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) pada 14 Januari 2026, berikut adalah rincian 5 komoditas yang mengalami kenaikan dan penurunan harga paling signifikan di wilayah Sulawesi Barat, beserta grafis perbandingannya antar kabupaten.
Beberapa komoditas mengalami lonjakan harga yang cukup menekan, terutama pada sektor perikanan dan sayuran buah:
Kabar baik bagi konsumen, kelompok bumbu dapur (cabai dan bawang) justru mengalami tren penurunan harga yang signifikan:
Sumber data: