Alamat
Lembang, Banggae Timur, Kab. Majene, Sulawesi Barat 19413
Kontak
WA: 081244354328
Email: ini.elaku@gmail.com
Alamat
Lembang, Banggae Timur, Kab. Majene, Sulawesi Barat 19413
Kontak
WA: 081244354328
Email: ini.elaku@gmail.com

Sulawesi Barat memiliki kekayaan intelektual dan produk kriya yang luar biasa. Dari keindahan Tenun Saqbe di Majene dan Polewali Mandar hingga eksotisnya Sekomandi di Kalumpang dan Sambu di Mamasa. Potensi besar ini akan menjadi kekuatan ekonomi yang luar biasa jika didukung dengan ekosistem pasar yang stabil, di mana Pemerintah hadir sebagai katalisator sekaligus konsumen utama (off-taker).
Kita sangat mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan Kabupaten dalam membina UMKM selama ini. Langkah ini akan semakin sempurna jika diperkuat dengan kebijakan afirmatif, misalnya melalui imbauan atau instruksi pemanfaatan produk lokal untuk kebutuhan kegiatan pemerintahan.
Bayangkan dampak ekonominya jika setiap agenda rapat, seminar, pelatihan, atau kunjungan kerja menggunakan kudapan khas lokal dan souvenir buatan tangan pengrajin kita sendiri. Ini bukan sekadar tentang belanja, tapi tentang membangun kebanggaan daerah.
Dinas Koperindag Sulbar misalnya, telah sukses melaksanakan pelatihan penciptaan wirausaha baru pembuatan seminar kit pada 25 s.d. 28 Juni 2024 di Kabupaten Polewali Mandar. Seminar kita yang dibuat pada pelatihan ini berupa souvenir berbentuk tote bag dan pouch bag berbahan dasar tenun saqbe. Tentu saja ini salah satu langkah untuk mendorong agar UMKM dapat memenuhi permintaan pemerintah akan souvenir.
Tentu saja sekadar mampu memproduksi produk tidak cukup. Agar pemerintah dapat membelinya, pelaku usaha perlu mempersipakan diri. Disinilah ruang bagi kita semua untuk berkolaborasi. Pemerintah melalui Dinas Koperindag, DMPTSP, dan Biro Pengadaan Barang dan Jasa dapat semakin intensif melakukan pendampingan legalitas, mulai dari perizinan sampai produk masuk e-katalog pemerintah.
Pelatihan wirausaha baru untuk pembuatan produk turunan tenun-seperti map kerja, tas seminar, atau ID card holder motif lokal-akan memastikan bahwa UMKM kita tidak hanya siap secara estetika, tapi juga siap secara fungsional untuk memenuhi standar perkantoran.
Kita tidak usaha membahas UMKM untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum rapat, karena jelas saat ini sudah sangat banyak. Pemerintah tinggal fokus membantu menyelesaikan permasalahan legalitas untuk sektor ini. Sedangkan untuk sektor kerajinan untuk menunjang kegiatan pemerintah, juga tidak sedikit. Sudah banyak penenun lokal yang memproduksi syal sekomandi, sambu, sampai saqbe yang sering digunakan oleh pemerintah dalam prosesi pengalungan tamu. Belum lagi tas dari kain tenun serta kerajinan-kerajinan lain yang dapat menjadi souvenir dan oleh-oleh resmi dari pemerintah.
PR kita saat ini adalah bagaimana menciptakan produk-produk kerajinan unggulan daerah yang dapat dijual, baik sebagai seminar kit, oleh-oleh atau hadiah resmi pemerintah, sampai menjadi produk identitas daerah-seperti map dari kain tenun khas Sulawesi Barat.